Mengapa ASI Mom’s Tak Kunjung Keluar

Mengapa ASI Mom’s Tak Kunjung Keluar

Bagi ibu yang baru melahirkan, tentu momen menyusui adalah masa yang paling dinanti. Tetapi
tidak semua ibu dapat langsung mengeluarkan ASI. Mungkin keadaan ini akan menyebabkan rasa
kecewa atau bersalah pada sebagian Mom’s. Tetapi tidak perlu khawatir Mom’s. Sebab keadaan ini
terbilang wajar. Apa ya penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Simak baik-baik penjelasan
berikut ini.
Mengapa ASI Mom’s Tak Kunjung Keluar?
Tubuh ibu yang telah melahirkan akan memiliki hormon proklatin yang berfungsi untuk
meningkatkan produksi ASI pada tubuh ibu menyusui. Tetapi, tubuh juga memiliki hormon
progesteron yang ada pada plasenta untuk menghentikan tubuh dalam merespon adanya hormon
proklatin. Keadaan inilah yang menyebabkan payudara Mom’s tidak mengeluarkan ASI. Meski
demikian, hormon penghambat kinerja proklatin tersebut dapat segera hilang beberapa hari
kemudian. Tanda bahwa payudara Mom’s mulai memproduksi ASI yaitu payudara terasa lebih padat
dan berisi.
Meski Mom’s tidak mampu mengeluarkan ASI, usahakan tetap memberikan ASI segera setelah buah
hati dilahrikan. Ini juga berfungsi untuk merangsang produksi ASI pada tubuh. Kegiatan ini lebih
dikenal dengan istilah inisiasi menyusu dini. Nah, setelah beberapa hari, mungkin empat sampai lima
hari pasca melahirkan, ASI ibu akan mulai keluar normal dan lancar. ASI yang ibu berikan akan
mengandung kolostrum yaitu zat yang digunakan buah hati sebagai bentuk kekebalan tubuh. Maka
dari itu, usahakan untuk tetap memberi ASI kepada buah hati ya Mom’s. Selain berguna sebagai
kekebalan tubuh, kolostrum juga membantu usus buah hati untuk mengeluarkan kotorannya untuk
pertama kali lho. Begitu bermanfaat kan ASI bagi buah hati?
Nah, bagi Mom’s yang mengalami ASI sulit keluar, Mom’s dapat melakukan beberapa hal penting
untuk merangsang produksi ASI. Hal hal tersebut antara lain:
 Memberikan ASI eksklusif. Pada saat ini, ASI yang keluar jumlahnya memang sedikit. Hal itu
tidak apa-apa, asalkan Mom’s tetap memberikan ASI kepada buah hati.
 Menyusui buah hati 2-3 jam sekali. Kegiatan ini bisa Mom’s lakukan di minggu pertama
Mom’s menyusui. Hal ini bertujuan merangsang tubuh meningkatkan produksi jumlah ASI.
 Latih buah hati untuk menyusui pada kedua payudara Mom’s. Ini bertujuan agar produksi
ASI seimbang.
 Istirahat yang cukup dan mengurangi kegiatan pemicu stres. Bagaimanapun juga, pikiran
yang positif menjadi faktor penyebab utama hormon tubuh bekerja untuk memproduksi ASI
selain asupan makanan yang dikonsumsi Mom’s.
 Pijat payudara dengan arah maju dari dada ke puting. Kegiatan ini juga mampu merangsang
produksi ASI.
ASI memang menjadi kebutuhan terpenting bagi buah hati. Keadaan setiap ibu juga berbeda beda
dalam menghasilkannya. Ada yang lebih cepat, ada juga yang lambat dari biasanya. Hal ini wajar dan
jangan terlalu dipikirkan. Sebab jika demikian, maka Mom’s akan stres berat yang mengakibatkan ASI
Mom’s semakin lama diproduksi. Tetap menjaga komunikasi dengan dokter adalah cara terbaik jika
Mom’s memiliki masalah ASI ya.

6 Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Meningkatkan Produksi ASI

6 Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Meningkatkan Produksi ASI

Menyusui merupakan kegiatan penting yang dilakukan Mom’s dalam memenuhi kebutuhan buah
hati. Terlebih seiring bertambahnya usia buah hati, maka semakin sering intensitas menyusunya.
Tentu dengan keadaan tersebut, Mom’s membutuhkan adanya peningkatan produksi ASI. Tapi,
bagaimana ya caranya? Ada 6 hal yang bisa Mom’s lakukan untuk meningkatkan produksi ASI. Yuk,
cari tahu!
ASI menjadi hal penting bagi buah hati terutama pada masa usia kurang dari satu tahun. Kebutuhan
nutrisi, beragam antibodi, zat pembantu kerja sistem tubuh, dan zat-zat penting pembentuk
kekebalan tubuh hanya dapat ditemukan pada ASI Mom’s. Selain itu, buah hati yang memiliki usia
kurang dari satu tahun belum diperbolehkan untuk memiliki makanan pendampaing ASI. Tentu
keadaan ini akan memperkuat pernyataan bahwa Mom’s harus memiliki pasokan ASI yang cukup.
Tapi, tidak jarang Mom’s juga memiliki masalah dalam produksi ASI. Salah satunya yaitu adanya
penurunan jumlah ASI yang keluar. Mom’s tak perlu panik dengan keadaan tersebut. Sebab jika
demikian Mom’s akan membuat tubuh menjadi stres dan berakibat pada semakin turunnya produksi
ASI pada payudara. Justru hal-hal yang perlu Mom’s lakukan adalah sebagai berikut.
1. Makan bahan makanan yang lebih banyak mengandung zat anti inflamasi.
2. Minum air putih yang cukup. Hal ini mencegah dehidrasi pada ibu menyusui. Jika Mom’s
dehidrasi, tubuh tidak mampu memproduksi ASI.
3. Istirahat yang cukup. Sempatkan untuk tidur siang dan memiliki frekuensi tidur malam yang
cukup. Mom’s bisa ikut tidur sejenak saat buah hati juga tidur.
4. Lakukan beberapa olahraga ringan yang mengurangi stres. Biasanya olahraga yang memiliki
unsur pernapasan sangat berguna dalam meningkatkan produksi ASI.
5. Jangan segan untuk meminta tolong atau membagi tugas rumah dengan keluarga atau
pasangan. Ini juga perlu Mom’s lakukan untuk menjaga waktu istirahat Mom’s.
6. Sering menyusui. Semakin sering Mom’s menyusui, semakin terangsang tubuh Mom’s untuk
memasok ASI lebih banyak.
Terlihat mudah bukan? Jika Mom’s memiliki masalah terkait produksi ASI, Mom’s jangan enggan
untuk berkonsultasi pada dokter atau bidan, ya. Dengan melakukan konsultasi, dokter akan
memberikan arahan yang sesuai kebutuhan dan permasalahan Mom’s. Ingat, Mom’s bahwa
produksi ASI mempengaruhi tumbuh kembang buah hati tercinta ya.

Ketahui Persiapan Menyusui Sejak Kehamilan

Ketahui Persiapan Menyusui Sejak Kehamilan

Sebenarnya secara alami tubuh telah mempersiapkan diri dengan adanya beberapa hormon
perangsang produksi ASI sebelum ibu melahirkan. Meski demikian, Mom’s perlu melakukan
persiapan-persiapan yang tentunya tidak dapat dikendalikan oleh hormon tersebut. Persiapan ini
tentunya bertujuan agar Mom’s tidak kaget saat pertama kalinya menyusui. Lantas, apa saja
persiapan yang bisa dilakukan sejak kehamilan? Yuk, baca penjelasan di bawah ini.
Mom’s dapat memulai persiapan dengan mengumpulkan informasi terkait menyusui. Banyak hal
yang perlu Mom’s pelajari sebelum siap menyusui buah hati tercinta. Misalnya, makanan yang baik
dan dilarang saat menyusui, olahraga yang baik untuk memperlancar ASI, atau hal rumit seperti
penyebab buah hati tidak ingin menyusu dan masalah menyusui lainnya. Dengan pesatnya arus
informasi melalui teknologi tentu Mom’s dapat mengumpulkan informasi dari berbagai sumber.
Tetapi sangat dianjurkan untuk tetap belajar dari dokter atau klinik terdekat rumah ya. Hal ini
bertujuan untuk mencegah adanya berita palsu atau bohong yang nantinya bisa Mom’s terima.
Langkah selanjutnya yaitu memperbaiki asupan nutrisi. Memiliki pola hidup sehat dengan menjaga
makanan yang masuk ke dalam sistem pencernaan sejak hamil, dapat membantu Mom’s untuk
memiliki kualitas ASI yang baik pula nantinya. Tidak hanya memengaruhi ASI, studi menunjukkan
bahwa nutrisi yang ada pada tubuh Mom’s juga memengaruhi kesehatan buah hati. Jika Mom’s tidak
memperhatikan bahan makanan yang dikonsumsi, maka bisa jadi buah hati terlahir dengan
membawa beragam masalah kesehatan. Jangan sampai itu terjadi ya.
Persiapan yang tidak kalah penting selanjutnya yaitu menjaga kebersihan payudara. Hal ini tentunya
penting untuk Mom’s perhatikan karena cara mengalirkan ASI ke buah hati melalui puting pada
payudara. Jika puting Mom’s tidak bersih, tentu ada kemungkinan terjadi penyakit yang disebabkan
oleh kebersihan puting. Mom’s bisa membersihkan puting menggunakan handuk yang terbuat dari
bahan yang lembut agar puting tidak mengalami iritasi.
Langkah terakhir tentunya membeli persiapan untuk ibu menyusui. Mom’s bisa membeli beberapa
perlengkapan yang dianggap penting untuk menyusui. Misalnya bra khusus untuk ibu menyusui agar
Mom’s merasa nyaman. Sebab payudara tentunya mengalami perubahan saat menyusui. Selain itu
bisa juga mempersiapkan baju yang mudah untuk menyusui. Baju yang memiliki kancing depan jauh
lebih mudah dan membantu Mom’s saat menyusui bukan?
Persiapan yang telah dijelaskan di atas ternyata sederhana, ya. Tetapi terkadang hal semacam
demikian dapat terlupakan begitu saja. Persiapkan diri dengan baik saat menyambut kehadiran buah
hati. Terlebih bagi Mom’s yang baru saja akan memiliki anak tentu belum tahu banyak tentang
menyusui. Jangan segan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau bidan ya.

5 Penyebab Nyeri Payudara

5 Penyebab Nyeri Payudara

Beberapa dari Mom’s pasti pernah merasakan nyeri pada payudara. Masalah ini memang masalah
umum yang akan dialami oleh kebanyakan ibu menyusui. Tapi apa ya penyebabnya? Berikut akan
dijelaskan beberapa penyebab nyeri payudara pada ibu menyusui.
1. Banyaknya Produksi ASI
Kelebihan produksi ASI menjadi penyebab terbesar dan paling umum dari rasa nyeri pada
payudara. Hal ini wajar dan justru pertanda baik bagi Mom’s. Artinya, buah hati tidak akan
kekurangan asupan gizi untuk kesehatan tubuhnya. Masalah nyeri pada payudara tersebut
juga berangsur akan hilang dengan sendirinya selama tiga bulan pertama Mom’s menyusui
buah hati.
2. Derasnya Aliran ASI
Penyebab kedua nyeri pada payudara yaitu aliran ASI Mom’s cukup deras. Aliran yang deras
menandakan Mom’s sehat dan ini juga keadaan yang wajar bagi ibu menyusui. Selain terasa
nyeri, beberapa hal juga akan Mom’s rasakan saar aliran ASI sedang deras-derasnya seperti
pembengkakan payudara, merasa panas, dan payudara terlihat lebih merah dari biasanya
dan juga mengilap. Keadaan ini akan hilang saat aliran ASI kembali lebih normal.
3. Buah Hati Mulai Tumbuh Gigi
Buah hati yang mulai memasuki pertumbuhan pada gigi tentu memiliki cara menyusu yang
berbeda karena adanya perubahan pada area mulutnya. Secara alami dengan mulai
munculnya gigi, buah hati akan sesekali menggigit putingmu. Keadaan ini akan membuat
payudara Mom’s terasa lebih nyeri. Tak apa Mom’s, berarti buah hati tumbuh dengan baik
dan sehat ya.
4. Dermatitis
Apabila pembahasan sebelumnya menjelaskan bahwa nyeri pada payudara disebabkan oleh
hal yang normal, maka lain halnya dengan dermatitis. Dermatitis merupakan salah satu
penyakit kulit, ya Mom’s. Jadi bisa jadi nyeri disertai gatal bisa dirasakan oleh Mom’s apabila
mengalami dermatitis. Umumnya dermatitis disebabkan oleh sabun yang Mom’s gunakan
atau krim khusus, atau kaporit pada kolam renang. Jika hal ini terjadi, maka segera obati
menggunakan obat yang dianjurkan oleh dokter. Sebab beberapa obat tidak diperbolehkan
untuk digunakan oleh ibu menyusui.
5. Mastitis
Mastitis atau peradangan pada payudara juga bisa menjadi penyebab rasa nyeri yang Mom’s
rasakan. Selain nyeri biasanya mastitis juga memiliki gejala lain seperti adanya perubahan
warna menjadi kemerahan pada payudara. Mom’s tak perlu khawatir karena seiring waktu
peradangan akan segera sembuh.
Sudah tahu kan Mom’s penyebab nyeri pada payudara? Jangan sampai nyeri yang Mom’s rasakan
tersebut membuat Mom’s enggan menyusui buah hati ya. Selain berguna untuk memberikan asupan
gizi yang cukup, memberikan ASI secara langsung pada buah hati juga dapat mendekatkan emosi
Mom’s dengan buah hati.

4 Tanda Bayi terpenuhi dengan ASI yang cukup

4 Tanda Bayi terpenuhi dengan ASI yang cukup

Terpenuhinya ASI buah hati tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Mom’s. Dengan demikian kekhawatiran Mom’s terhadap tumbuh kembang buah hati cukup berkurang, bukan? Tetapi, tahukah Mom’s tanda bayi telah terpenuhi kebutuhan ASInya? Ternyata ada beberapa tanda untuk mengetahui bahwa buah hati telah mendapatkan ASI yang cukup. Apa saja tanda tanda tersebut? Yuk, cari tahu dengan membaca penjelesan di bawah ini!

  1. Cek Berat Badan Buah Hati

Berat badan buah hati di minggu pertamanya akan mengalami penurunan. Ini keadaan yang normal yang akan dialami buah hati. Setelah dua minggu berikutnya, buah hati akan mengalami peningkatan pada berat badannya karena ASI yang dikonsumsi telah tercukupi. Mom’s bisa memeriksakan secara rutin pertumbuhan dan perkembangan buah hati ke dokter atau bidan kepercayaan Mom’s.

  1. Perhatikan Waktu atau Frekuensi Menyusu Buah Hati

Dengan bertambahnya umur tentu asupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh buah hati juga bertambah. Dengan mengukur perubahan frekuensi menyusu pada buah hati, maka Mom’s akan mengetahui bahwa buah hati tumbuh dengan optimal dan ASI yang Mom’s berikan memberikan dampak yang baik pada tumbuh kembangnya. Mom’s harus peka terhadap perubahan frekuensi menyusu buah hati, ya agar tahu bahwa ASI Mom’s telah memenuhi kebutuhan buah hati.

  1. Sering Buang Air Kecil

Seberapa sering Mom’s mengganti popok buah hati bisa menjadi ukuran bahwa buah hati sering buang air kecil. Ini menandakan bahwa buah hati memiliki frekuensi menyusu yang baik. Mom’s akan sering mengganti popok buah hati yang baru lahir kira kira 6 kali sehari. Seiring bertambahnya umur, tentu penggantian popok akan semakin sering Mom’s lakukan. Selain itu, perhatikan pula perubahan warna tinja buah hati ya Mom’s. Hal ini untuk memastikan ada atau tidaknya masalah kesehatan pada buah hati. Tinja buah hati yang sehat memiliki warna kuning yang sedikit keemasan.

  1. Pantau Aktivitas Buah Hati

Buah hati yang sehat dan memiliki asupan gizi yang cukup ternyata memiliki tingkat keaktifan yang lebih tinggi dari buah hati yang tidak sehat. Ini bisa menjadi patokan bagi Mom’s untuk mengetahui apakah buah hati sudah terpenuhi gizinya atau belum. Buah hati yang memiliki aktivitas yang beragam menunjukkan pula bahwa kecerdasan buah hati meningkat dengan optimal. Maka, pantau terus aktivitas buah hati ya Mom’s agar tahu apakah asupan ASI bagi buah hati sudah terpenuhi.

Jika Mom’s menemui adanya masalah atau perubahan yang tidak baik pada perkembangan buah hati, segera komunikasikan dengan dokter. Mom’a perlu cepat tanggap jika buah hati tidak tumbuh dengan baik. Jangan menunda pengobatan jika memang itu diperlukan agar buah hati terjaga kesehatannya.

Menyimpan ASIP Saat Mati Lampu

Menyimpan ASIP Saat Mati Lampu

Menyimpan ASIP saat mati lampu terkadang membuat Mom’s jadi khawatir dengan keadaan ASIP yang Mom’s simpan. Mom’s yang sudah menyadari begitu besarnya manfaat ASI bagi buah hati, sejak kehamilan Mom’s sudah bertekad dengan kuat untuk menyusui buah hati minimal 2 tahun. Sebagai Mom’s yang bekerja beberapa persiapan ibu lakukan untuk membantu kesuksesan ibu saat menyusui. Sebelum kembali untuk bekerja ibu juga harus menyiapkan beberapa peralatan yang harus disiapkan untu membantu pada saat proses menyusui ketika ibu kembali bekerja, seperti pompa ASI untuk memerah ASI ibu ketika di kantor, botol kaca asi untuk menyimpan ASI hasil perahan ibu, cooler bag asi untuk membawa ASI perah ibu ketika di perjalanan yang sudah dilengkapi dengan ice gel asi di dalam nya untuk menjaga suhu ASI perah tetap segar ketika sampai di rumah dan di masukan kedalam freezer untuk stok agar bayi bisa tetap terpenuhi kebutuhan ASI nya ketika ibu pergi ke kantor. Ketika stok ASI dirumah sudah cukup untuk bayi, ibu pun akan tenang ketika akan pergi kekantor.

 

Untuk sampai masih sering turun hujan dan kadang ada beberapa daerah yang sampai terkena banjir, jika terjadi banjir pasti ada saja untuk pemadaman listrik karena terjadi banjir. Jika didaerah ibu terkena untuk pemadaman listrik terus bagaimana untuk ASI perah ibu yang ada di freezer? Ibu tidak perlu khawatir berikut untuk beberapa tips yang bisa ibu lakukan jika terjadi pemadaman

 

  1. Sebelum mati listrik selalu siapkan beberapa ice gel asi di dalam freezer, ice gel asi akan membantu menjaga suhu freezer jika nanti mati listrik.
  2. Pastikan pintu kulkas atau freezer tidak dibuka tutup pada saat mati listrik. Jika perlu tempel catatan yang ukuran nya besar agar orang rumah yang lainnya juga tidak membuka kulkas atau freezer pada saat mati listrik.
  3. Siapkan rencana cadangan jika nanti mati listrik nya akan sangat lama. Minta bantuan saudara atau kerabat yang didaerah nya tidak terkena pemadaman listrik dan kulkas atau freezer nya bisa digunakan untuk menyimpan ASIP (ASI perah).
  4. Jika ternyata ada sebagian ASIP yang mencair seluruhnya, jangan langsung dibuang karena ASIP yang sudah mencair seluruhnya masih bisa untuk dikonsumsi dalam 24 jam sejak ASIP mencair seluruhnya, prioritaskan ASIP yang sudah mencair untuk diminumkan kepada bayi. Jika masih ada titik beku nya maka ASIP dapat dibekukan kembali.

 

Sekian untuk beberapa langkah yang dapat ibu lakukan untuk menjaga ASIP jika di tempat ibu mengalami pemadaman listrik. Semoga dapat membantu para ibu yang sudah menyetok ASI nya bayak di dalam freezer dan mengalami mati listrik.

Mitos dan Fakta Tentang ASI

Mitos dan Fakta Tentang ASI

Semua orang tua pasti tau tentang pentingnya ASI bagi buah hati. Selain itu ASI juga merupakan makanan utama untuk buah hati umur 0 – 6 bulan. Namun banyaknya mitos yang berhubungan dengan ASI, kadang membuat Mom’s ragu dan bingung dengan kebenarnya. Berikut beberapa mitos tentang ASI dan faktanya.

  1. Mitos : Menyusui menyebabkan payudara kendur.
    Fakta : Payudara kendur disebabkan oleh bertambahnya usia dan kehamilan.
  2. Mitos :Bayi yang terus-menerus menyusu berarti tidak mendapatkan cukup ASI.
    Fakta : ASI sangat mudah dicerna oleh bayi, sehingga bayi merasa lebih cepat lapar dari pada bayi yang tidak meminum ASI. Maka, jangan heran jika bayi yang baru lahir bisa menyusu setiap dua sampai tiga jam sekali. Cara yang efektif untuk mengetahui tingkat kecukupan ASI Sebetulnya bisa dilihat dari peningkatan berat badan bayi yang optimal dan frekuensi buang air kecil yang cukup (minimal 6 kali per hari). Ini menandakan tanda objektif kecukupan nutrisi untuk bayi.
  3. Mitos : Jika makan pedas, ASI akan berasa pedas.
    Fakta :Apa yang dimakan ibu akan dirasakan pula oleh bayi lewat ASI. Namun tidak 100% sama hanya samar-samar dan hanya bertahan paling lama 8 jam. Tetapi jangan mengkonsumsi makanan pedas secara berlebihan karena makanan pedas berisiko terhadap Mom’s, yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare.
  4. Mitos : Mengistirahatkan payudara dapat membuat ASI lebih banyak karena ASI tidak dihisap oleh bayi.
    Fakta : Semakin sering payudara ibu dihisap maka semakin banyak ASI yang akan keluar dari payudara ibu, karena hisapan bayi akan memberikan sinyal ke otak ibu untuk merangsang lebih banyak produksi ASI. Sebaliknya, jika ASI makin jarang dihisap maka produksi ASI akan berkurang secara otomatis.
  5. Mitos : ASI yang encer berarti kualitasnya tidak baik.
    Fakta : ASI memang terdiri dari dua bagian, yang encer dan yang kental. ASI yang encer disebut foremik (ASI awal) yang kaya akan protein dan laktosa. Kalau untuk ASI yang kental disebut hindmilk (ASI akhir) kaya akan lemak. Keduanya sangat penting untuk buah hati.

 

Ketika Mom’s mendengar berbagai mitos diatas sebaiknya Mom’s cari tahu terlebih dahulu tentang kebenaran sebuah mitos lewat sumber yang terpercaya seperti dokter atau situs kesehatan yang kredibel.

Olahraga Untuk Ibu Menyusui

Olahraga Untuk Ibu Menyusui

Setiap Mom’s yang baru melahirkan pasti sangat menginginkan bisa memproduksi ASI yang lancar dan banyak. Selain itu Mom’s pasti juga menginginkan tubuhnya agar bisa kembali seperti sedia kala. Faktanya menyusui bisa menurunkan berat badan loh Mom’s, karena produksi ASI dapat  membakar 300 – 500 kalori per harinya.Tetapi selain menyusui agar berat badan Mom’s turun, Mom’s juga harus melakukan olah raga. Maka dari itu, setelah 40 hari Mom’s mulailah untuk berolah raga agar tubuh Mom’s bisa semakin langsing dan bugar.

 

Untuk menghilangkan kelebihan berat badan dan meningkatkan kesehatan Mom’s, Mom’s perlu melakukan olahraga secara teratur. Mom’s tidak perlu khawatir, berolahraga di masa menyusui tidak akan menurunkan kualitas ASI atau membuat buah hati enggan menyusu baru selesai berolah raga.

 

Jenis Olahraga untuk ibu menyusui adalah yang tergolong low impact, seperti jalan kaki, aerobik, dan berenang. Mom’s bisa memulai berjalan pelan – pelan jika persalinan Mom’s lancar.

Jalan kaki juga masih menjadi pilihan terbaik, meski Mom’s melahirkan melalui operasi Caesar, Mom’s bisa mengatur sendiri kecepatan dan jarak ketika Mom’s berjalan sesuai dengan kondisi Mom’s. Jalan kaki juga bisa meningkatkan sirkulasi darah, menurunkan resiko penggumpalan darah, jalan kaki juga dapat mengurangi pembengkakan usus. Selain itu juga jalan kaki bisa meredakan stress, karena Mom’s bisa menghirup udara yang segar di luar rumah.

Aerobik baik dilakukan jika ibu menyukainya. Latihan untuk menguatkan otot – otot sekitar perut juga berguna. Jika Mom’s melahirkan melalui operasi Caesar sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter, kapan Mom’s bisa mulai melakukannya. Cara terbaik untuk mulai berolah raga adalah dengan mengenali kondisi tubuh ibu terlebih dahulu. Berhentilah untuk berlatih ketika Mom’s merasakan sakit.

Berenang juga menjadi olahraga yang menyenangkan bagi ibu yang menyusui, karena gerakannya lembut dan tidak menyentak. Jika ingin berenang sebaiknya ibu lakukan lebih dari 40 hari setelah ibu melahirkan.

 

Itulah beberapa olah raga bagi ibu menyusui yang bisa ibu laukan, agar tubuh ibu bisa lebih bugar dan langsing. Semoga bisa bermanfaat untuk para ibu menyusui.

Hari Pertama Menyusui

Hari Pertama Menyusui

Hari pertama menyusui, merupakan pengalaman yang luar biasa bagi seorang ibu karena di saat itu buah hati yang ditunggu – tunggu kehadirannya baru lahir dan dengan semangat mencari puting untuk menemukan sumber kehidupannya yaitu ASI. Saat sedang hamil Mom’s pasti sudah banyak mencari  informasi tentang apa itu ASI, pentingnya memberikan ASI dan bagaimana cara yang benar saat memberikan ASI ke buah hati.

 

Saat buah hati baru lahir seperti yang sudah Mom’s pelajari, IMD (Inisiasi Menyusu Dini) adalah hal yang harus pertama kali Mom’s lakukan. Apa itu IMD? IMD (Inisiasi Menyusu Dini) adalah proses kontak kulit pertama kali Mom’s dengan buah hati setelah buah hati dilahirkan, proses ini dilakukan minimal selama 1 jam. Pada proses IMD buah hati akan memperoleh kolostrum dan sentuhan buah hati akan merangsang hormon oksitosin yang dapat membantu kelancaran Mom’s saat pertama menyusui. Melakukan proses IMD sampai tuntas dapat mengurangi kemungkinan Mom’s dan buah hati mengalami kesulitan menyusui dan dapat meningkatkan persentase keberhasilan ibu untuk memberikan ASI eksklusif selama enam bulan. Selain itu juga IMD terbukti mengurangi stress, juga menjadi lebih tenang, pernafasan dan detak jantung lebih stabil pada buah hati. Menjaga kestabilan kadar gula darah dan buah hati juga akan mendapatkan kuman baik dari permukaan dada Mom’s yang penting bagi pencernaan buah hati yang baru lahir.

 

Meskipun buah hati sudah mulai menyusu dengan baik dan nyaman kadang Mom’s masih memiliki rasa kekhawatiran apakah buah hati mendapatkan ASI yang cukup. Hal yang dapat Mom’s perhatikan untuk mengetahui apakah buah hati Mom’s mendapatkan ASI yang cukup yaitu dengan memperhatikan BAK (buang air kecil) dan BAB (buang air besar) si buah hati. Buah hati yang mendapatkan ASI yang cukup akan buang air kecil minimal satu kali pada hari pertama dan frekuensinya bertambah seiring pertambahan usianya.

 

Saat IMD ini lah Mom’s sangat membutuhkan dukungan penuh baik dari suami, orang tua dan juga dari rumah sakit yang menjadi tempat Mom’s melahirkan. Bukan hanya dukungan saat IMD saja tetapi mendukung saat Mom’s memiliki tekad memberikan ASI untuk buah hati sampai umur 2 tahun atau lulus S2.

Stimulus yang Tepat untuk Bayi

Stimulus yang Tepat untuk Bayi

Tentu kita menginginkan pertumbuhan bayi yang optimal. Untuk membantu tumbuh kembang bayi, kita perlu memberi stimulus yang tepat. Namun sebagai ibu, kita terkadang bingung memilih stimulus untuk bayi, yang terkadang membutuhkan uang lebih.

Tahukan bunda, bahwa stimulus yang positif dapat kita berikan dimana saja dan kapan saja, tanpa perlu mengeluarkan biaya lebih. Hari ini kita akan bagi – bagi tips seputar stimulus untuk membantu tumbuh berkembang-nya buah hati.

  1. Ciuman membuat bayi merasa aman, dengan ciuman, bayi tahu ada orang yang melindungi-nya. Itu sebabnya bayi suka sekali dicium.
  2. Sandarkan di dada. Bunyi detak jantung yang teratur akan terekam dalam memori bayi, sehingga tercipta keseimbangan kognitif dan emosi.
  3. Dengan menatap bayi, bayi akan menatap wajah anda, pada saat inilah bayi akan mempelajari dan mengingat wajah anda.
  4. Berbicara dengan kalimat singkat, intonasi yang jelas naik – turun-nya, akan berperan penting dalam perkembangan bahasa bayi kelak.

DOWNLOAD APLIKASI BREASTMILK MANAGEMENT SEKARANG JUGA !

ALAMAT

Jalan Boulevard Selatan, Ruko Emerald Blok UC-11, Summarecon, Marga Mulya, Bekasi Utara, Kota Bekasi – Jawa Barat 17134

INFORMASI

KONTAK KAMI

  • marketing@bka.co.id

SOCIAL MEDIA

CHAT US

2018 © bka All Rights Reserved.