Tanda ASI Masih Fresh

ASI secara fisik akan tampak terpisah menjadi 2 lapisan jika didiamkan selama beberapa saat. Lapisan atas biasanya lebih kental warnanya karena kaya akan lemak. Ini bukan berarti ASI telah basi. Lalu apa saja tanda ASI masih fresh lainnya?

Warna tidaklah dapat dijadikan sebagai patokan, karena ASI segar dan rusak dari segi warna bersifat relatif dan sulit dibedakan. Tampilan dari ASI berbeda-beda tiap waktu, demikian pula dengan kandungannya. Termasuk juga kandungan lemak dan warna dari ASI.
Sahabat ASI harus mengenali berbagai tampilan ASI agar tidak terkecoh dan menganggap ASI tersebut telah basi. ASI juga memiliki nilai kepekatan atau kekentalan yang berbeda, ASI yang mengental bukan berarti ia basi, bisa jadi ini adalah ASI Hidemilk.

Untuk mengenali tanda ASI masih fresh, Anda dapat mencium aromanya, ASI yang masih segar berbau dan beraroma manis. Namun pada ASI beku yang dicairkan kadang akan menghasilkan beraroma seperti sabun. Kadang kala bayi tidak mau meminumnya. Hal ini disebabkan perubahan struktur lemak dalam ASI akibat perubahan suhu yang drastis.

Sehingga proses kerja enzim lipase terganggu. Ini adalah wajar dan bukan tanda bahwa ASI telah rusak atau basi. Namun jika ASI perah berbau asam, pahit dan anyir maka bisa jadi ASI telah basi sebaiknya jangan diberikan pada bayi dan dibuang.