Tanda ASI Di Botol Telah Basi

Mengenali tanda ASI di botol telah basi memang tidak mudah, karena secara pasti belum ditunjukkan adanya tanda-tanda, baik itu dari segi bau atau warnanya.
Sebab ASI jika disimpan dalam lemari es juga akan mengalami perubahan aroma dan warnanya juga berubah, namun jelas komposisinya tidak berubah. Seringkali ASI akan berubah aroma menyerupai sabun, ini terjadi karena proses pembekuan dan pemanasan yang dilakukan secara drastis.

Lalu bagaimana caranya untuk mengetahui bahwa ASI dalam botol tersebut telah basi dan tidak layak lagi untuk dikonsumsi? ASI yang sudah rusak atau basi biasanya akan berbau pahit, asam dan anyir. Jika sahabat ASI menjumpai ASI dalam kondisi yang demikian, maka sebaiknya dibuang saja dan jangan diberikan pada si kecil karena berbahaya dan dapat menimbulkan masalah pencernaan. Apalagi jika telah tumbuh mikroba atau jamur-jamur, tentu ini dapat membahayakan bayi.

Untuk menghindari ASI basi karena terlalu lama disimpan, sebaiknya terapkan first in first out. Selain dari tata letak, sahabat ASI juga dapat memberikan label berupa tanggal kapan ASI terebut diperah untuk memudahkan mengidentifikasi apakah ASI tersebut sudah rusak atau masih layak untuk diberikan.
Faktor penyimpanan adalah sangat penting untuk menjaga ASI tetap fresh meski telah lama disimpan. Sebaiknya terapkan dengan benar cara penyimpanan ASI agar tidak mudah basi.