Pengertian ASI Eksklusif

ASI eksklusif merupakan pemberian ASI tanpa tambahan makanan pendamping lain pada bayi berusia 0 sampai 6 bulan. Pemberian ASI eksklusif ini dianjurkan dalam jangka waktu setidaknya selama 4 bulan, tetapi bila mungkin hingga bayi berusia 6 bulan. Setelah usia bayi memasuki 6 bulan, ia harus mulai dikenalkan dengan makanan padat sebagai pendamping ASI, sementara ASI dapat diberikan hingga bayi berusia 2 tahun.

ASI sendiri memiliki tingkatan atau kelas tertentu, diantaranya adalah  kolostrum, susu transisi dan susu matur.

Kolostrum

Ini merupakan cairan kental berwarna kekuning-kuningan yang dihasilkan pada hari pertama sampai hari ke-3 setelah melahirkan. Kolustrum juga disebut sebagai ‘imunisasi’ pertama bagi bayi, karena di dalam kolostrum banyak mengandung protein untuk daya tahan tubuh yang berfungsi sebagai pembunuh kuman.

Susu Transisi

Ini merupakan urutan kedua setelah kolostrum, susu transisi keluar antara hari ke-4 sampai dengan hari ke-10. Di dalamnya terkandung Immunoglobulin, laktosa dan protein dengan konsentrasi yang lebih rendah dari kolostrum, namun memiliki konsentrasi lemak dan jumlah kalori lebih tinggi, vitamin larut lemak berkurang dan vitamin larut air meningkat.

Susu Matur

Susu matur adalah susu yang keluar setelah hari ke-10. ASI yang keluar pada isapan-isapan pertama mengandung lemak dan karbohidratnya lebih banyak dibandingkan ASI yang keluar pada isapan-isapan terakhir, oleh sebab itu sebaiknya jangan terlalu cepat memindahkan bayi untuk menyusu pada payudara yang lain.