Baby Suddent Death Syndrom 1

Sahabat ASI tentu pernah mendengar istilah Baby Sudden Death Syndrom. Ini merupakan suatu kematian mendadak dan tidak terduga pada bayi yang tampak sehat. Sindrom ini merupakan penyebab kematian tertinggi dan  lebih sering dijumpai pada bayi yang berusia 2 minggu-1 tahun. 3 dari 2000 bayi yang mengalami kematian mendadak terjadi ketika mereka sedang tidur.

Seorang ibu yang merokok pada masa kehamilan meningkatkan risiko terjadinya baby sudden death syndrom. Kematian mendadak pada bayi terjadi ketika bayi kekurangan napas di tempat tidur setelah posisinya menghalangi pernapasannya.

Sahabat ASI tentu tidak menginginkan hal ini terjadi pada buah hati kita. Oleh sebab itu mengetahui penyebab dan melakukan antisipasi harus dilakukan. Namun, hingga kini penyebab ketidaknormalan itu masih belum diketahui dengan jelas. Namun, bukti statistik menunjukkan ada hubungan bayi yang terpapar tembakau selama kehamilan dengan sindrom ini.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa baby sudden death syndrom lebih sering terjadi pada bayi yang tidur dengan posisi tengkurap dibandingkan dengan bayi yang tidurnya terlentang ataupun miring. Oleh sebab itu sebaiknya bayi ditidurkan dalam posisi terlentang atau miring dan hindari posisi tidur tengkurap.

Resiko terjadinya baby sudden death syndrom juga ditemukan pada bayi yang pada saat tidur wajahnya menghadap ke kasur atau selimut yang lembut dan cenderung empuk. Sebagai upaya antisipasi, sebaiknya bayi ditidurkan diatas kasur yang keras.